Memuat Data Pasar...
Sosial BudayaPrime1 Juli 2026 9 mnt baca

Melindungi Warisan dalam Era Urbanisasi ASEAN

Ketika alat berat berdiri persis di sebelah bangunan berusia tiga abad, Asia Tenggara dipaksa menjawab pertanyaan yang selama ini ditunda-tunda, warisan itu sebenarnya milik siapa, dan untuk kepentingan siapa ia harus dipertahankan hidup?

kristyan Purnama
Melindungi Warisan dalam Era Urbanisasi ASEAN

Photo by Ammar Andiko

Di Lebuh Kimberley, salah satu ruas jalan tersempit di jantung George Town, Penang, sebuah rumah toko peninggalan awal abad ke-20 kini menjadi ruang kerja bersama bagi perajin batik kontemporer dan pengembang aplikasi lokal. Dinding kayu jati yang dulu menopang gudang rempah kini menopang rak buku dan meja kolaborasi. Ini bukan kebetulan estetis. Ini adalah hasil dari kebijakan repopulasi yang sengaja mendorong rumah toko warisan untuk dihuni kembali oleh ekonomi produktif, bukan sekadar dipajang sebagai latar foto wisatawan.

Namun tidak jauh dari sana, di tepi laut George Town yang sama, badan pembangunan negara bagian tengah membuka tender untuk lahan seluas lebih dari lima hektare tepat di dalam zona warisan dunia UNESCO, sebuah keputusan yang oleh sebagian warga dianggap sebagai perampasan pemandangan pesisir yang seharusnya menjadi milik publik. Dua kejadian ini, berjarak beberapa kilometer dan beberapa bulan saja, merangkum dilema yang kini dihadapi hampir setiap kota bersejarah di Asia Tenggara. bagaimana menjaga warisan tetap hidup tanpa membiarkannya tergerus oleh dorongan pembangunan yang sama-sama sah secara ekonomi.

Sebuah Ketegangan yang Bukan Baru, tapi Kini Memuncak

Ketegangan antara pelestarian dan pembangunan bukan fenomena baru di kawasan ini. Sejak dekade 1980-an, ketika Thailand mempercepat pembangunan Taman Sejarah Sukhothai untuk menyambut lonjakan wisatawan mancanegara, para akademisi lokal sudah memperingatk...

Konten Premium

Artikel ini eksklusif untuk pelanggan PRIME. Tingkatkan langganan Anda sekarang untuk membuka akses ke seluruh laporan, esai mendalam, dan berita eksklusif kami tanpa batas.

Langganan Sekarang
art.share.title

Ruang Diskusi

0 Komentar

Bacaan terkait

Dari kategori Sosial Budaya
Sebuah Museum Kehidupan yang Tersisa
Sosial Budaya

Sebuah Museum Kehidupan yang Tersisa

Di tengah krisis kepunahan global, Afrika berdiri sebagai benteng terakhir kejayaan raksasa Bumi, sebuah paradoks evolusi yang mengungkap kisah paling fundamental tentang kebertahanan hidup

kristyan5 mnt baca
Protes Mahasiswa Indonesia terhadap Kebijakan Prabowo
Sosial Budaya

Protes Mahasiswa Indonesia terhadap Kebijakan Prabowo

Gelombang demonstrasi mahasiswa merambat dari Jakarta ke sejumlah kota besar lain, menyuarakan penolakan atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dan mendesak evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), dua isu yang menjadi wajah ketidakpuasan generasi muda terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

kristyan Purnama3 mnt baca
#demonstration#policy