Memuat Data Pasar...
Ekonomi & PasarPrime23 Agustus 2026 7 mnt baca

Biaya Ekonomi Kabut Asap dan Gempa

Ketika Krisis Ganda Menyingkap Batas Ketahanan Indonesia. Dari penerbangan yang tertunda di Kalimantan hingga rumah ibadah runtuh di Flores, namun IHSG justru mencetak rekor. Ini adalah cerita tentang risiko yang belum selesai dihitung.

Rama Wijaya
Biaya Ekonomi Kabut Asap dan Gempa

Photo by Saravanan Narayanan

Ada pemandangan yang sulit didamaikan akal sehat pekan lalu. Di Manggarai Timur, warga menggali reruntuhan masjid dan menghitung jenazah. Di Pontianak, pengemudi menyalakan lampu utama pada siang bolong karena jarak pandang menciut di bawah satu kilometer. Dan di lantai bursa Jakarta, indeks harga saham gabungan justru menutup pekan di level tertinggi barunya, 6.525,69, ditopang penguatan rupiah dan data kredit yang solid saat IHSG mengakhiri sesi dengan kenaikan tipis, meski angka harian itu menyembunyikan cerita yang jauh lebih besar, dalam lima hari perdagangan penuh, indeks mendaki dari kisaran sebelumnya.

Dua krisis, satu ekonomi, dan satu pertanyaan yang jarang diajukan dengan jujur. jika pasar tidak panik, apakah itu berarti biayanya tidak nyata atau justru berarti biayanya belum jatuh tempo?

Konten Premium

Artikel ini eksklusif untuk pelanggan PRIME. Tingkatkan langganan Anda sekarang untuk membuka akses ke seluruh laporan, esai mendalam, dan berita eksklusif kami tanpa batas.

Langganan Sekarang
art.share.title

Ruang Diskusi

0 Komentar

Bacaan terkait

Dari kategori Ekonomi & Pasar
Pertaruhan Baru Indonesia Menjadi Basis Produksi
Ekonomi & Pasar

Pertaruhan Baru Indonesia Menjadi Basis Produksi

Indonesia selama bertahun-tahun memiliki hampir semua alasan untuk menarik perhatian. lebih dari 280 juta penduduk, kelas konsumen yang besar, sumber daya alam melimpah, posisi geografis strategis, serta ekonomi yang relatif tangguh di tengah berbagai guncangan global. Semua itu menjadikan Indonesia sebuah pasar yang sulit diabaikan. Tetapi menjadi pasar besar bukanlah pencapaian akhir..

Rama Wijaya5 mnt baca
#market#economy
Membaca Paradoks Harga Minyak di Balik "D-Day Ekonomi" Washington
Ekonomi & Pasar

Membaca Paradoks Harga Minyak di Balik "D-Day Ekonomi" Washington

Harga minyak melemah ketika pasar menunggu detail strategi tekanan ekonomi Amerika Serikat terhadap Iran. Berikut adalah Penjelasan kenapa harga minyak tidak selalu naik saat ketegangan geopolitik meningkat, serta dampak bagi negara importir energi di Asia Tenggara.

Arsyanendra7 mnt baca
#oil#hormuz